Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

RENUNGAN TAHUN BARU : FILIPI 4 :1-9

Gambar
  PENGANTAR Kita semua tidak asing lagi dengan doa ini: “Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai, bila terjadi kebencian. Jadikanlah aku pembawa cinta kasih. Bila terjadi penghinaan, jadikanlah aku pembawa pengampunan. Bila terjadi perselisihan, jadikanlah aku pembawa kerukunan. Bila terjadi kebimbangan jadikan aku pembawa kepastian. Bila terjadi kesesatan jadikanlah aku pembawa kebenaran. Bila terjadi kecemasan, jadikanlah aku pembawa harapan. Bila terjadi kesedihan, jadikanlah aku sumber kegembiraan. Bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang. Tuhan semoga aku ingin menghibur daripada dihibur, memahami daripada dipahami, mencintai daripada dicintai, sebab dengan memberi aku menerima, dengan mengampuni, aku diampuni.” Doa ini adalah doa st. Frasiskus Asisi yang ada dalam tatanan doa harian Katolik. Doa ini biasa dipanjatkan oleh umat Katolik untuk perdamaian bangsa dan juga ketika mengalami kesusahan. Doa ini merupakan penegasan dan permohonan agar umat dalam situas...

RENUNGAN AKHIR TAHUN tgl. 31 DESEMBER: MAZMUR 90

Gambar
  Siapakah yang selama tahun 2025, sejak 1 Januari sampai dengan 31 Desember tidak pernah mengalami persoalan; sakit? Duka? Rugi? Gagal? Celaka? Rasa takut? Dst.? Pasti kita semua mengalami. Realita tersebut menunjukkan sisi kefanaan manusia. Mazmur 90 adalah ratapan komunitas Israel pasca-pembuangan. Setelah bangsa Israel kembali dari pembuangan mereka mengalami krisis dalam berbagai aspek kehidupan. Alur lahirnya Mazmur 90 dimulai dengan doa-doa yang meratapi kehancuran Yerusalem, yang terlihat dalam Mazmur 73-89, mengakhiri bagian itu dengan permohonan yang kuat dalam menghadapi penolakan Allah terhadap perjanjian Daud dan Yerusalem sebagai pusatnya. Mazmur 90 adalah mazmur yang dikaitkan dengan Musa. Mengapa Musa? Karena Musa adalah figur pemimpin spiritual dalam krisis kehidupan umat Israel di padang gurun. Keterkaitan dengan Musa mengingatkan bangsa itu pada masa lalu dalam sejarah Israel mengenai perjalanan spiritualitas. Mazmur 90 merupakan semacam tanggapan terhadap ...

Renungan Hari Minggu Terakhir thn. 2025 : YUDAS 1: 17 - 23

Gambar
  PENGANTAR Iman menurut Harun Hadiwijono, dari kata kerja aman yang berarti memegang teguh. Misalnya memegang teguh pada janji seseorang karena janji itu dianggap teguh atau kuat sehingga dapat diimani, dipercaya. Beriman kepada Allah berarti mengimani, bukan hanya dengan akalnya, melainkan dengan segenap kepribadian dan cara hidup. Beriman kepada Yesus final, namun iman harus terus menerus diperbaharui untuk menghadapi berbagai tantangan zaman. Hari ini kita berada di hari Minggu terakhir di tahun 2025, renungan kita tentang nasehat Yudas untuk jemaat meneguhkan iman. Ada persoalan yang terjadi pada waktu itu sehingga Yudas menulis surat ini kepada jemaat. Mari kita memperhatikan. PEMBAHASAN TEKS Surat Yudas ditulis oleh Yudas, saudara Yesus Kristus ( adelphos tou Iēsou Christou ). Jemaat yang menjadi penerima surat Yudas hidup dalam situasi sosial-keagamaan yang kompleks. Mereka berada di antara masyarakat Yahudi dan pagan, serta menghadapi tekanan buda...

RENUNGAN SYUKUR NATAL tgl. 26 DESEMBER: LUKAS 2 : 21 - 40

Gambar
  Tanggal 26 Desember gereja-gereja (GMIT) melangsungkan kebaktian syukur Natal. Dalam kebaktian tersebut biasanya dilaksanakan sakramen baptisan Kudus bagai anak-anak (baptisan anak). Ada juga gereja yang melaksanakan peneguhan sidi bagi anak-anak katekumen yang dinyatakan lulus mengikuti proses belajar di gereja. Dalam kebaktian syukur Natal saat ini, mari kita memperhatikan bacaan firman Tuhan Pertama , ayat 21-24. Yesus memenuhi hukum agama Yahudi. Dalam bacaan ini, Maria dan Yusuf sebagai orang tua membawa anak sulung mereka ke bait Allah.   Mereka melaksanakan kewajiban agama mereka, di mana setiap anak laki-laki umur delapan hari harus disunat (bdk; Im. 12:3). Sunat mengidentifikasi Yesus dengan umat perjanjian memenuhi persyaratan hukum Taurat. Sunat merupakan tanda dan meterai perjanjian anugerah Allah yang dilaksanakan bagi anak-anak Israel (Kej. 17:10-14). Yesus disunat umur delapan hari di Bait Allah menunjuk pada peristiwa di mana Yesus disatukan dalam perse...