Postingan

RENUNGAN PENTAKOSTA : KISAH PARA RASUL 2:1-13

Gambar
  Perkembangan teknologi informasi dewasa ini memberikan manfaat dan kemudahan yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial merupakan salah satu dari perkembangan yang dimaksud. Meski demikian, juga tak dapat dipungkiri bahwa di balik kemudahan-kemudahan tersebut, terdapat dampak negatif dari pemanfaatan yang tidak semestinya. Banyak informasi berseliweran, informasi yang meresahkan, yang mengadu domba, yang memecah belah. Muncul ujaran-ujaran kebencian, pernyataan-pernyataan yang kasar, mengandung fitnah dan provokatif. Hal tersebut bukanlah budaya dan kepribadian yang dimiliki bangsa Indonesia. Apakah informasi merupakan ekspresi dari kondisi masyarakat kita? Teori yang cukup menjadi acuan adalah, bahwa bahasa merupakan ekspresi dari pikiran.   Filsuf asal Austria, Ludwig Wittgenstein,   mengatakan bahwa bahasa lahir dari suatu konteks. Konteks itu disebutnya sebagai permainan bahasa (language games). Di dalam permainan bahasa, ada aturan yang...

RENUNGAN : KISAH PARA RASUL 1:12-14

Gambar
  Salah satu pekerjaan yang membosankan adalah pekerjaan menunggu. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan namun kita mencatat dua alasan. Pertama, menanti dalam ketidakpastian. Jika si A berjanji untuk datang namun dia tidak memberi kepastian waktu. Apalagi si A ini orang yang “istimewa” berjanji untuk datang dan membawakan sesuatu istimewa bagi si penanti.   Kedua, menanti namun dia dalam rutinitas yang monoton, tiap hari tidak ada tantangan baru. Tak buat apa-apa, hanya menunggu di rumah. Maka penantian tersebut sesuatu yang membosankan. Setelah memperingati dan merayakan kenaikan Yesus ke surga. Jemaat-jemaat GMIT di pedalaman Timor melaksanakan ibadah penantian selama sepuluh malam atau mereka biasa menyebutnya “doa penantian sepuluh malam”. Ibadah ini biasa dilaksanakan dalam gereja, di rayon dan tempat persekutuan doa. Dalam ibadah penantian itu jemaat berdoa, bernyanyi, bersaksi, membaca Alkitab dan merenungkan. Kegiatan ini baik karena membangun iman dalam persekutuan...

RENUNGAN KENAIKAN YESUS KE SURGA: KISAH PARA RASUL 1:6-11

Gambar
  Tema perenungan kita bersama dalam masa raya kenaikan Yesus ke surga adalah Yesus Terangkat, Misi Terus Dikabarkan. Apa itu misi? Misi diartikan sebagai pengutusan. Siapa yang mengutus? Tuhan yang mengutus melalui gereja-Nya. Misi sebagai keseluruhan karya Allah untuk menyelamatkan dunia yakni dengan pemeliharaan Israel, pengutusan para nabi kepada Israel dan kepada bangsa-bangsa di sekitarnya. Kemudian pengutusan Kristus kepada dunia, pengutusan rasul-rasul, perkabaran-perkabaran Injil kepada bangsa-bangsa. Misi lebih luas dari pemberitaan Injil. Misi tidak boleh dipenjarakan dalam batas-batas teritori dab budaya tertentu. Misi adalah gerakan yang “melingkar” bukan sebuah garis lurus, melainkan garis bundar. Ia bukan sebuah gerakan linear melainkan gerakan konsentris. Ia tidak menghakimi melainkan merangkul. Kita mencatat beberapa model misi yang dikembangkan di NTT.   Model misi pertama adalah penanaman gereja.   Model ini kita warisi dari misionaris yang membawa k...

RENUNGAN BULAN BUDAYA : MAZMUR 1:1-6

Gambar
  Budaya tercipta dari interaksi manusia yang berulang dan jadi kebiasaan bersama. Kebiasaan yang diulang-ulang dari individu jadi kolektif. Oleh karena itu, budaya sesuatu yang tidak statis, namun dinamis, terus bergerak sesuai dengan perkembangan. Kita bicara tentang budaya masa lalu, masa kini dan budaya yang akan terus berkembang di masa depan. Misalnya, kalau kita meminta orang tua yang lahir tahun 70-an, untuk menilai cara berbusana anak-anak di tahun 2000-an, maka mereka akan merasa risih. Juga cara menghormati orang, cara makan. Anak-anak di zaman sekarang, tidak mau mendengar khotbah dan nasihat panjang lebar, mereka juga tidak mau duduk berlama-lama, dst. Pengaruh globalisasi akan tercipta budaya-budaya baru yang positif maupun negatif. Di minggu kedua bulan budaya kita belajar dari bacaan saat ini. PEMBAHASAN TEKS Konteks Teologis dan budaya Kitab Mazmur menjadi perbincangan yang menarik. Kitab ini merupakan bagian integral dari Alkitab, yang kaya akan himne, doa...

RENUNGAN BULAN BUDAYA GMIT: YOHANES 14:1-14

Gambar
  Orang Atoni Meto ada beberapa jenis rumah yakni, rumah tinggal ( ume kbat ), rumah bulat ( ume kbubu) , rumah suku ( ume mnasi/knaf ), istana ( ume sonaf ) dan lopo. Dahulu hanya kenal ume kbubu . Ume kbubu adalah rumah tempat tinggal keluarga. Ume kbubu merupakan bangunan yang sangat tertutup bagi dunia luar. Hanya keluarga inti yang bisa masuk keluar. Ruangan dalam ume kbubu terdiri dari dua unit ruang atas dan ruang bawah. Ruang ume kbubu terbagi, ruang   atas loteng tempat persediaan makanan keluarga. Ruangan yang paling bawah adalah tempat tinggal keluarga. Sisi kanan ruangan adalah wilayah laki-laki sedangkan sisi kiri adalah wilayah perempuan. Saya memulai pendahuluan dengan menyampaikan secara singkat salah satu simbol budaya orang Atoni Meto yakni ume kbubu. Mengapa? karena bacaan firman Tuhan hari ini bertepatan minggu pertama bulan budaya GMIT. Kemudian bertolak dari Yesus mengatakan bahwa di rumah Bapa-Ku, banyak tempat tinggal. Sebab Aku pergi ke situ...