Postingan

RENUNGAN MINGGU SENGSARA KETUJUH: YESAYA 53:1-12

Gambar
  "Kalau mau damai, harus siap berperang," terjemahan pepatah Latinnya  "Si vis pacem, para bellum. Pepatah ini berasal dari Winston Churchill. Menurut Churchill perdamaian harus melalui kekuatan. Perdamaian tidak dijaga dengan negosiasi lemah atau "menyenangkan" agresor, melainkan dengan memiliki militer yang cukup kuat untuk membuat musuh takut menyerang. Bagi Churchill, kelemahan negara adalah undangan untuk perang. Kekuatan adalah satu-satunya cara untuk menegakkan perdamaian. Peradaban butuh penjaga. Peradaban hanya bisa bertahan jika dilindungi oleh senjata dan disiplin yang kuat. Paham ini salah satu faktor yang mengakibatkan perang antara AS-Israel vs Iran. LATAR BELAKANG MESIAS Kitab Yesaya 53, yang dikenal dengan “Nyanyian Hamba Tuhan”, sering dianggap sebagai salah satu teks nubuat yang paling signifikan dalam tradisi agama Kristen. Namun, interpretasi terhadap pasal ini sangat bervariasi tergantung pada perspektif keagamaan, khususnya dalam ko...

RENUNGAN MINGGU SENGSARA KELIMA: YOHANES 12:20-36

Gambar
  PENGANTAR Kita semua pasti tahu nyanyian KJ. 183 " Menjulang Nyata Atas Bukit Kala . " Nyanyian ini merupakan salah satu syair lagu yang syahdu dan menyayat hati. Tetapi, tahukah Anda bahwa lagu ini sejatinya bukanlah lagu gerejawi? Lagu aslinya berjudul "Above the Hills of Time the Cross Is Gleaming" (salib bersinar di atas bukit), merupakan  lagu tradisional  rakyat Irlandia yang sangat popular dengan nama Londonderry Air. Salah satu versi lagu ini sering dinyanyikan oleh tim olah raga Irlandia Utara dalam setiap pertandingan di Commonwealth Games. Lagu tersebut dinyanyikan untuk membakar semangat para atlet yang berlaga sampai meraih kemenangan. PENJELASAN TEKS Yohanes pasal 12 sendiri berada dalam konteks waktu kurang dari seminggu sebelum Yesus disalibkan (12:1). Di awali dengan pengurapan Yesus oleh Maria di Betania yang bernuansa kematian-Nya (12:1-8), pasal 12 dilanjutkan dengan rencana pembunuhan Lazarus (12:9-11), sambutan penuh sorak kepada Yesus ...

RENUNGAN MINGGU SENGSARA KEEMPAT: FILIPI 2:1-11

Gambar
  PENGANTAR Dunia kini lagi tidak baik-baik; dunia sementara terluka karena keegoisan manusia. Catatan kelam perang AS-Israel vs Irak, Ukraina vs Rusia, Afganistan, dll., menunjukkan bahwa dunia ini lagi tidak baik-baik. Salah satu faktor penyebabnya karena masing-masing pemimpin hendak menunjukkan superioritas untuk menjajah negara yang lain dari berbagai aspek. Perang antara AS-Israel vs Irak pecah bertepatan dengan umat Kristen di seluruh dunia merenungi minggu-minggu sengsara Kristus. Dalam perayaan minggu sengsara ini; mari kita membayangkan dan mendoakan mereka yang hidup di negara yang lagi berperang. Mereka kehilangan segala-galanya. PEMBAHASAN TEKS Kota Filipi tergolong kota imperium Roma. Kota strategis ini menjadi daya tarik banyak orang bermukim di sana. Secara geografis, letak kota Filipi sebagai kota provinsi Romawi di bagian barat Asia Kecil. Surat ini merupakan surat Paulus kepada jemaat di Filipi. Paulus menulis surat ini ketika ia berada dalam penjara di R...

RENUNGAN MINGGU SENGSARA KETIGA: 2 TIMOTIUS 2:1-13

Gambar
  Surat 2 Timotius adalah surat Paulus yang dikirimkan kepada Timotius, sebagai anak rohaninya. Saat penulisan surat ini Paulus sedang dalam penjara di Roma pada masa tahanan yang ke 2 sekitar tahun 65 M. Paulus mengingatkan Timotius tentang pengalaman pribadinya, dan dengan mengikutsertakan ia di dalamnya. Paulus mendorong Timotius untuk menerima segala kesulitan dalam pelayanan dan mengabdi dengan sepenuh hati tanpa pernah mengeluh di mana pun tenaganya dibutuhkan. Bacaan   ini yang menjadi pokok utama pembahasan mengenai nasehat seorang pelayan yang setia melayani. Kita dapat membagi bacaan ini dalam beberapa bagian. Pertama, ayat 1-2. Paulus berpesan kepada Timotius untuk menjadi kuat dalam kasih karunia. Paulus menjelaskan secara spesifik tentang pekerjaan yang ada di hadapan Timotius. Ayat 2 (baca), dalam tugasnya, Paulus mengajak Timotius untuk meneruskan pelayanan Injil pada orang lain karena hal itu merupakan tanggung jawab seorang pelayan. ‌Kedua, ayat 3-...

Renungan Minggu Sengsara Kedua: Keluaran 14:15-31

Gambar
  PENGANTAR Tentu kita tahu nyanyian rohani “Dia Buka Jalan” (God Will Make a Way)   . Saya mengutip sebagian lirik lagunya untuk kita (bisa dinyanyikan sebelum mulai khotbah) Dia buka jalan saat tiada jalan dengan cara yang ajaib dibukanya jalanku Dia menuntunku dan memeluk diriku dengan kasih dan kuasa-Nya Dia buka jalan (2x) Lagu yang dipopulerkan oleh  Don Moen  ini sering menjadi penguat bagi mereka yang mengalami keputusasaan agar tetap teguh percaya bahwa Tuhan akan bertindak. PEMBAHASAN TEKS Tuhan membawa bangsa Israel dari Mesir, tidak memilih jalan pintas melalui negeri Filistin, melainkan Tuhan menuntun mereka melalui jalan yang berputar, sebab jika mereka melalui rute tercepat maka akan memicu konflik dalam perjalanan. Mereka akan menemui rintangan karena bangsa Filistin menganggap mereka sebagai budak-budak yang melarikan diri dari majikannya. Mereka tidak akan segan-segan berperang dengan bangsa Israel. Kondisi   bangsa Isra...

RENUNGAN MINGGU SENGSARA PERTAMA : MATIUS 18:21-35

Gambar
  PENGANTAR Pasti kita semua tahu nyanyian rohani Sejauh Timur Dari Barat Sejauh timur dari barat Engkau membuang dosaku Tiada Kau ingat lagi pelanggaranku Jauh ke dalam tubir laut Kau melemparkan dosaku Tiada Kau perhitungkan kesalahanku Betapa besar kasih PengampunanMu Tuhan Tak kau pandang hina hati, yang hancur Ku berterima kasih KepadaMu ya Tuhan Pengampunan yang Kau beri, pulihkanku Kita mencatat makna dari lagu ini, yaitu pengampunan total. Pengampunan yang tak terbatas dan dosa yang tidak akan kembali menghantui. Pemulihan hati dan pembebasan, serta penerimaan tanpa syarat.  Mengampuni ialah suatu tindakan yang dilakukan untuk tujuan pembebasan dari tuntutan karena melakukan kesalahan atau kekeliruan. Mengampuni itu sendiri merupakan pembebasan dari hukuman atau tuntutan. Kata yang sama dengan pengampunan adalah memaafkan. LATAR BELAKANG Sebelum kita sampai kepada percakapan yang ada dalam bacaan kita, Yesus telah mengajarkan tentang...